Estimasi Biaya Pengiriman
Rp14.800 - Rp21.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Perbedaan utamanya terletak pada proses manufaktur dan tingkat akurasi. Tipe Rolled seperti THK Large Reed Rolled Ball Screw Nut dibentuk melalui proses pengerolan dingin, menawarkan efisiensi biaya untuk aplikasi transportasi umum. Sebaliknya, tipe Ground seperti THK Standard Lead Precision Ball Screw (Shaft End Finish) digerinda secara presisi untuk mencapai akurasi posisi mikron, esensial bagi mesin CNC atau alat ukur presisi.
Unit pendukung berfungsi menahan beban aksial yang dihasilkan saat poros berputar mendorong beban, serta menjaga kelurusan poros. Komponen seperti SHAC Ball Screw Support dirancang dengan bantalan kontak sudut (angular contact bearing) yang kaku untuk meminimalisir backlash aksial dan mencegah getaran saat operasi kecepatan tinggi.
Diproduksi melalui proses pengerolan dingin (cold rolling). Biasanya memiliki akurasi standar (Grade C7 atau C10). Biaya produksi lebih efisien. Penggunaan: Mesin transportasi umum, sistem pemindah barang otomatis, dan mesin kayu sederhana di mana akurasi mikron tidak menjadi prioritas utama. Produk seperti SHAC Ballscrew Shaft umumnya masuk dalam kategori yang mudah diakses ini untuk kebutuhan umum.
Diproduksi melalui proses penggerindaan (grinding) yang sangat presisi pada poros yang telah dikeraskan. Memiliki toleransi kesalahan langkah (lead error) yang sangat kecil. Penggunaan: Mesin perkakas presisi (CNC Milling/Lathe), alat ukur koordinat (CMM), dan peralatan litografi. Produk seperti THK Precision Ball Screw with Rail dirancang untuk standar presisi ini.
Standar JIS atau ISO menggunakan kode "C" diikuti angka. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi akurasinya. Untuk mesin CNC logam, standar minimum biasanya adalah C5. Untuk conveyor atau packaging machine, C7 sudah memadai.
Diameter Poros: Menentukan kekakuan (rigidity) dan kecepatan kritis. Poros yang terlalu kecil pada bentangan panjang akan mengalami whipping (bergetar seperti cambuk) saat berputar cepat.
Lead: Jarak tempuh linear dalam satu putaran penuh (360 derajat). Lead besar memberikan kecepatan tinggi tetapi torsi yang dibutuhkan lebih besar. Lead kecil memberikan resolusi posisi yang lebih halus dan gaya dorong (thrust) yang lebih besar.
Perhatikan Dynamic Load Rating (Ca) untuk menghitung estimasi umur pakai (fatigue life) dan Static Load Rating (Coa) untuk batas beban maksimal tanpa deformasi permanen.
Panjang poros harus disesuaikan dengan stroke mesin ditambah area untuk support unit. Ujung poros biasanya perlu dibubut (machined) agar bisa masuk ke bantalan penyangga (support unit) seperti produk SHAC Ball Screw Support atau INDOMAKERS Linear Rail Shaft Support Unit.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami
